Terobosan Keselamatan Transportasi Bekasi Wali Kota Tri Adhianto Siapkan Sistem Alarm Peringatan Dini di Perlintasan Bulak Kapal Rawan Kecelakaan

Kota Bekasi | kotabekasinews.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama jajaran kepala dinas melakukan peninjauan langsung ke kawasan perlintasan kereta di sekitar Taman Makam Pahlawan, Bulak Kapal, pada Rabu (29/04).

Dalam kegiatan tersebut turut mendampingi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas BMSDA, Kepala Dinas Kominfo, serta Kepala Dinas Perkimtan. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi perlintasan liar yang dinilai rawan kecelakaan, khususnya di titik pintu rel Ampera dan area sekitar makam pahlawan.

Informasi Iklan / Advertorial Klik [email protected] atau Hubungi WhatsApp kami 08999208174

Tri Adhianto menegaskan bahwa penataan perlintasan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan standar keselamatan transportasi, terutama di perlintasan sebidang yang tidak resmi.

Ia menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga penanganan di lokasi rawan kecelakaan harus dilakukan secara bertahap dan terukur.

Sebagai langkah penguatan di lapangan, Pemerintah Kota Bekasi akan meningkatkan kehadiran petugas Dinas Perhubungan guna melakukan pengaturan serta pengawasan di titik-titik rawan tersebut.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga tengah menyiapkan inovasi berupa sistem peringatan dini berbasis suara. Sistem ini dirancang untuk memberikan peringatan kepada masyarakat sebelum kereta melintas.

Menurut Tri, sistem tersebut akan bekerja dengan mengeluarkan sinyal suara dari jarak sekitar 500 meter sebelum kereta tiba hingga ke titik perlintasan. Peringatan akan disalurkan melalui toa yang terpasang di sekitar lokasi, sehingga masyarakat dapat lebih waspada.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek untuk meminimalisir potensi kecelakaan, sembari menunggu pembangunan infrastruktur permanen.

Ke depan, Pemerintah Kota Bekasi juga merencanakan pemasangan sensor otomatis yang mampu mendeteksi kedatangan kereta. Sistem ini akan bekerja serupa dengan alarm peringatan dini yang telah diterapkan di beberapa wilayah.

Tri juga menegaskan bahwa pengelolaan perlintasan akan dilakukan secara tegas oleh pemerintah daerah demi memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Sebagai tindak lanjut, ia menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk segera memasang pembatas atau barrier di titik perlintasan yang belum memiliki palang resmi. Pemasangan ini menjadi solusi sementara hingga rencana pembangunan flyover Bulak Kapal direalisasikan.

Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan masyarakat serta menekan angka kecelakaan di kawasan perlintasan kereta di wilayah Bulak Kapal.

( Sumber: kotabekasinews.com )

Jangan Lewatkan

News Feed